Tim Resmob Polresta Mamuju Bekuk Pelaku Pencurian di Indomaret

oleh -

 

Mamuju, BeritaQ.com – Tim Unit Resmob Sat Reskrim Polresta Mamuju bekuk pelaku Tindak Pidana Pencurian di Indomaret yang kerap melancarkan aksinya di Mamuju. Rabu (20/10/2021) sekitar pukul 3:00 WITA di Jalan Bau Massepe, Kelurahan Rimuku, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju.

Berawal dari laporan dari masyarakat, bahwa telah terjadi pencurian di indomaret jalan KS Tubun, tanpa menunggu lama personil Satreskrim segera menindak lanjuti laporan tersebut dengan melakukan penyelidikan di TKP.

Teridentifikasi dengan bukti rekaman CCTV Indomaret, terungkap bahwa lelaki berinisial S (26) warga jalan Bau Massepe telah berulangkali melakukan pencurian di Indomaret.

“Pelaku berhasil diamankan petugas tanpa perlawanan di rumahnya,” ujar Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP Pandu Arief Setiawan dalam keterangan yang diterima media ini.

Kronologis, Indomaret jalan KS Tubun pada tanggal 11 oktober 2021 saksi Muh Nur (Kepala toko) melakukan pengecekan barang dan mendapati barang hilang yakni berupa Susu Box, dengan total kerugian mencapai senilai Rp.2.689.000 (dua juta enam ratus delapan puluh sembilan enam ratus rupiah).

Selanjutnya, pada tanggal 16 oktober 2021, saksi Bahri (Kepala toko) bertempat di Indomaret Ahmad Yani melakukan pengecekan barang dan mendapati barang hilang yakni serupa Susu Box, adapun jumlah / total kerugian senilai RP.2.141.200 (dua juta seratus empat puluh satu dua ratus rupiah).

 

Kemudian, pada tanggal 18 oktober 2021 bertempat di jalan bertempat di Indomaret Yos Sudarso Nasrullah ( Kepala toko ) juga melakukan pengecekan barang dan mendapati barang hilang yakni berupa Susu Box, dengan total kerugian senilai RP.3.318.000 (tiga juta tiga ratus delapn belas ribu rupiah).

Sehingga total kerugian toko ritail PT Indomarco Prismatama (Indomaret KS Tubun, Indomaret Yos Sudarso dan Indomaret Ahmad Yani) senilai RP.8.148.000 (delapan juta seratus rmpat puluh delapan ribu delapan ratus rupiah)

Motif pelaku, ingin menguasai barang milik korban untuk selanjutnya di jual kembali, sementara Modus operandi,
Pelaku masuk dan mengambil beberapa barang untuk selanjutnya dijual kembali dengan harga lebih murah.

Sedangkan barang bukti telah diamankan petugas berupa 1 unit motor Honda Fino dan pakaian yang digunakan pelaku saat melancarkan aksinya.

Terhadap terduga pelaku disangkakan, telah melakukan tindak pidana Pencurian dengan Pemberatan (Curat) sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

(Gid)