Pelaku Begal Payudara Ditangkap Tim Jatanras Sat Reskrim Polres Pasangkayu

oleh -

 


Pasangkayu, BeritaQ.com – Tim Jatanras Sat Reskrim Polres Pasangkayu menangkap pelaku begal payudara di daerah PT.Letawa Desa Makmur Jaya, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat. Senin Subuh (18/7/2021) lalu.

Pelaku A (18 th), ditangkap dirumahnya atas laporan korban yang sebelumnya telah dilecehkan oleh pelaku dengan cara memegang payudara korban saat mengendarai sepeda motor kemudian melarikan diri.

Kasat Reskrim Polres Pasangkayu Iptu Ronald Suhartawan Hadipura S.T.K., S.I.K., M.H., saat ditemui diruangan kerjanya Rabu pagi (21/7) membenarkan kejadian tersebut.

Dijelaskan, bahwa berdasarkan laporan Pengaduan yang diterima tentang adanya dugaan begal Payudara yang dialami oleh korban W (19), alamat Kecamatan Tikke Raya, sehingga pihaknya melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku A (18), alamat Desa Makmur Jaya, Kecamatan Tikke Raya.

“Patut diduga pelaku telah melakukan Tindak Pidana pelecehan dengan cara membegal atau memegang Payudara korban saat mengendarai Sepeda Motor yang menyebabkan korban hampir terjatuh sedangkan pelaku langsung melarikan diri,” jelas Iptu Ronald Suhartawan Hadipura.

Lebih lanjut, dikatakan, modus pelaku dengan mengikuti korban  yang juga sedang mengendarai sepeda motor kemudian pelaku mengampiri korban dan menyapa korban sambil mengajak kenalan namun korban tidak menggubris dan pada saat berada disamping kendaraan korban, pelaku lansung memegang Payudara sebelah kanan korban menggunakan tangan kiri hingga korban hampir terjatuh kemudian pelaku melarikan diri.

“Motif pelaku melakukan aksi tersebut karena bernafsu melihat bodi korban yang memakai baju ketat pada saat beriringan dijalan mengendarai motor dan ingin berkenalan dengan korban, namun tidak digubris sehingga nekad melakukan pelecehan tersebut,” ungkapnya.

Dari Tangan Tersangka, Polisi menyita barang bukti berupa 1 Unit sepeda motor Merk Honda Type Beat Warna Putih Biru dengan Nomor Polisi DC 2185 XN diduga digunakan saat melakukan Pelecehan terhadap Korban.

 

“Untuk tersangka kami jerat dengan Pasal 290 ayat 1 KUHPidana atau Pasal 281 KUHP¬† dengan Ancaman Hukuman 7 Tahun Penjara,” pungkas Kasat Reskrim Polres Pasangkayu Iptu Ronald Suhartawan.

 

(Hms/Gid)