Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Sulawesi Selatan Diperiksa KPK

oleh -

 

Jakarta, BeritaQ.com – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Ali Fikri, menginformasikan bahwa lembaga antirasuah tersebut menjadwalkan memeriksa beberapa saksi terkait dugaan suap dan gratifikasi proyek infrastruktur di Sulawesi Selatan yang melibatkan Nurdin Abdullah. Salah satunya adalah, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Sulsel.

“Terkait TPK (Tindak Pidana Korupsi) suap perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2020-2021, pada hari ini, Rabu 14 April 2021, dilakukan pemeriksaan saksi Nurdin Abdullah,” kata Ali Fikri.

Dikatakan, ada empat saksi yang dijadwalkan diperiksa di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi Jl Kuningan Persada Kav.4, Setiabudi, Jakarta Selatan. Mereka adalah, dua pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), satu pegawai swasta dan satunya lagi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Empat nama yang dimaksud Ali Fikri diperiksa hari ini, adalah: Siti Abdiah Rahman (Pegawai BUMN), M Ardi (Pegawai BUMN), Sri Wulandari (pegawai swasta), dan Sari Pudjiastuti (PNS).

Sebagai informasi, Sari Pudjiastuti adalah, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan yang kantornya di kawasan Kantor Gubernur Jl Urip Sumoharjo Makassar digeledah oleh Penyidik KPK, Rabu (3/3/2021) lalu.

Info lainnya, saksi M Ardi sudah pernah diperiksa oleh penyidik KPK, Kamis (25/3/2021) lalu, yang hasilnya juga sudah dirilis KPK. Pegawai BUMN yang kabarnya dari Perbankan pelat merah ini dikonfirmasi terkait traksaksi keuangan untuk keperluan Nurdin Abdullah.

“M Ardi dikonfirmasi antara lain terkait dugaan berbagai transaksi keuangan untuk keperluan tersangka NA,” ujar Ali Fikri dalam rilisnya akhir Maret lalu.

Dua nama lainnya, Siti Abdiah Rahman dan Sri Wulandari, adalah saksi baru untuk kasus yang menjerat Gubernur Sulsel nonaktif Nurdin Abdullah, mantan Sekdis PUTR Sulsel Edy Rahmat, dan pengusaha asal Bulukumba Anggung alias Agung Sucipto.

Sebelumnya, Ali Fikri mengkonfirmasi juga bahwa, “Up date penyidikan dugaan TPK Suap dan Gratifikasi terkait pengadaan barang dan jasa, perizinan, dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulsel TA 2020-2021. Jakarta, 13 April 2021. Hari ini (13/4/2021) Tim Penyidik KPK melakukan penggeledahan di wilayah Kota Makassar.

Terkait lokasi penggeledahan, Ali Fikri hanya menyebutkan daerah kecamatannya yang terletak di Kecamatan Mariso Kota Makassar.

“Berlokasi di rumah kediaman pemilik PT PKN (Purnama Karya Nugraha) di Kecamatan Mariso Kota Makassar,” tulisnya melalui WhasApp. (rus/yus)