Bersepeda Keliling Indonesia, Andi Paelori: Saya Ingin Bangun Rumah Singgah di Kota Palu

oleh -

 

Mamuju, BeritaQ.com – Dalam sebuah obrolan dengan Pesepeda Keliling Indonesia Andi Paelori A. Y. Ia menyebutkan setelah bersepeda keliling, Ia berniat membangun rumah singgah di kota Palu Sulawesi Tengah (Sulteng).

Setelah menempuh ribuan kilo meter dengan sepeda tuanya, mahasiswa salah satu perguruan tinggi terkemuka di Kota Palu itu merasa masih dalam perjalanan kehidupan menuju yang lebih baik.

“Saya punya mimpi untuk membuat satu yang bisa bermanfaat bagi sesama, pingin membangun Rumah Singgah di Palu,” sebutnya berharap. Kamis (1/4/2021) saat singgah istrahat dalam perjalanan rute Mamuju — Palu di Kalukku, belum lama ini.

Pria kelahiran Palirang 22 tahun (13/12/1999) lalu ini menambahkan, sebagai mahluk sosial, dengan hadirnya Rumah Singgah di kota Palu, dapat membantu para Petouring, pekerja budaya, pekerja sosial, siapapun itu. Intinya penyambung silaturahim dan tempat saling berbagi pengalaman, gagasan dan ide kreatif.

Misalnya, ada kawan-kawan Petouring dari Jawa, Bali, Lombok dan lainnya, yang melintas ke Manado harus singgah di Palu.

“Aku pernah merasakan di satu kota tidak punya teman, jadi berawal dari situlah semangat untuk membantu kawan-kawan Petouring,” lanjut Andi.

Sekaligus, kata Andi, ajang untuk mengkampanyekan “The Celebes Of Good” Keindahan alam dan budaya di Sulawesi, dalam artian apa sih yang ada di Sulawesi?, misalnya selain keindahan Toraja, ternyata di ujung pulau Sulawesi itu ada titik 0 Km Utara Indonesia di Miangas, Sanger, Sulawesi Utara (Sulut) yang pasti jadi target utama para Petouring.

“Sebagai pemuda ada bidang yang harus kita kembangkan termasuk budaya, sukses itu saat kita bisa berbuat dan bermanfaat buat orang lain,” ujar Andi.

Nikmati Setiap Rute Perjalanan

Star dari Palembang, rute yang ditempuhnya adalah Palembang — Bandar Lampung — Bakauheni — Cilegon — Banten — Jakarta — Bekasi — Kabupaten Bogor Via Chilengsi — Cianjur — Bandung — Majalengka — Cirebon — Semarang — Surabaya — Makassar — Mamuju — Palu, kali ini di Sulawesi Barat (Sulbar).

Medan jalan di Sumatera dan Pulau Jawa yang dilalui Andi lebih baik karena infrastruktur yang telah memadai. Namun, tantangan besar akan menghampiri setelah berpindah dari pulau Jawa dan melewati daerah lain yang berkelok dan banyak tanjakan serta pembangunannya belum sebaik Jawa.

Ternyata, Andi telah mempersiapkan diri menghadapi situasi tersebut. Ia bahkan sudah mempersiapkan diri dengan bekal suku cadang termasuk tenda dan perlengkapan memasak saat terpaksa harus beristirahat di antara.

Andi Paelori menyadari adanya perbedaan antara satu pulau dengan pulau lain di Indonesia termasuk kebudayaan yang beragam. Menikmati setiap perjalanan menggunakan sepeda tuanya. Inilah yang akan dilakukan untuk memastikan misi keliling Indonesia bisa tercapai.

“Aku mungkin akan terus menghadapi panas, hujan kemudian jalan bagus, jalan tidak bagus dan banyak hal lain selama perjalanan. Tapi saya akan berusaha menikmati karena disitulah tantangan bersepeda yang harus saya taklukkan,” katanya dengan penuh optimis.

Selama perjalanan meski tetap mengusahakan semua modal mandiri, Ia tetap mendapatkan perhatian dari donatur. Misi yang dibawanya ternyata banyak mendapat dukungan.

“Banyak sekali pelajaran yang saya dapatkan dalam perjalanan ini,” ucap Andi.

Salah satunya saat tiba di Mamuju ini, disambut hangat oleh Kapolda Sulbar Irjen Pol Eko Budi Sampurno dan jajarannya.

“Pak Kapolda mensuport dan menyemangati, itu sudah luar biasa untuk saya,” pungkas pemuda yang bertubuh kurus dan berambut gondrong ini.

(Gidion Pasande)