MENUJU PERGURUAN TINGGI UNGGULAN, IKEBA UNKRIS LURUSKAN SEJARAH UNIVERSITAS KRISNADWIPAYANA (UNKRIS)

oleh -

Bekasi, BeritaQ.com
Pengurus Ikatan Keluarga Besar Alumni (IKEBA) Universitas Krisnadwipayana Jakarta membuat acara di Pendopo Universitas Krisnadwipayana (UNKRIS) sekira pukul 10.00 WIB wilayah Jatiwaringin, Pondok Gede Bekasi Jawa Barat, Selasa (30/3/2021).

Tujuan forum yg diinisiasi Ikatan Keluarga Besar Alumni UNKRIS adalah membahas “Pelurusan Sejarah Yayasan Universitas Krisnadwipayana, “Mengembalikan Marwah Yayasan sebagai Badan Penyelengagara sesuai Undang-Undang Yayasan dan mensasar Universitas Krisnadwipayana Jakarta menjadi perguruan tinggi unggulan,” ujar Dr Nata Irawan S.H, M.SI

Acara yang di hadiri Pontas Pasaribu S.H, Drs Rahedi Soegoeng M.si, Drs Muhadi Riyanto M.M , namun Prof Dr T Gayus Lumbuun S.H, M.H, Fadil Djuawaid S.H, M.H selaku nara sumber acara namun berhalangan hadir karena ada tugas yang tidak bisa di tunda, dan seluruh anggota Ikatan Keluarga Besar Alumni Universitas Krisnadwipayana hadir dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya Ketua Umum IKEBA UNKRIS Dr Nata Irawan, S.H, M.Si, mengatakan, “Bahwa Alumni sebagai anak kandung siap mengawal dan berupaya memajukan Universitas Krisnadwipayana.

Diharapkan yayasan UNKRIS sebagai badan penyelenggara UNKRIS menjalankan sesuai undang undang Yayasan dan amanah para pendiri mampu memajukan Universitas yang kita cintai ini.
Dan Yayasan UNKRIS harus mampu mengakomodir semua pihak, bertanggujawab memajukan UNKRIS kearah perguruan tinggi kluster satu dan kampus merdeka yg unggul.

Ikeba Unkris, berupaya menggalang kebersamaan utk mengembalikan Marwah Yayasan yg diamanahkan para pendiri.
Ikeba mengharapkan Yayasan UNKRIS dapat mengikuti perubahan didasari amanah para pendiri.” Ucapnya.

Masih dengan Ketua Umum IKEBA UNKRIS, Dr Nata Irawan, S.H, M.Si, Sekjend IKEBA Dr Bongsu Saragih, S.E, M.M didampingi beberapa pengurus IKEBA, Senin (29/3) kemarin melapor kepada Ketua Pembina IKEBA Dr (HC) Zulkifli Hasan, S.E, M.M sebagai salah satu Alumni FE (Fakultas Ekonomi) S1 Unkris Saat ini beliau sebagai wakil MPR-RI dan juga sebagai Ketua Umum PAN sangat mensuport dan mendukung acara yang akan digelar IKEBA UNKRIS, “Pelurusan Sejarah Universitas Krisnadwipaya yang akan diadakan di Kampus dengan mengikuti serta mentaati Protokol Kesehatan. Dari hasil pertemuan tersebut disepakati bahwa nama – nama dari 12 pendiri UNKRIS sejak tahun 1952 harus diabadikan dalam lembaran sejarah di lingkungan kampus agar seterusnya para mahasiswa/i mengetahui sejarah Unkris dengan baik dan benar…, Jaya.., Jaya.., Jayalah Unkris…!!,” Kata Dr Nata Irawan S.H, M.Si selaku Ketua Umum IKEBA di depan Forum.

Nata melanjutkan, “Kami juga sudah berkoordinasi dengan Dr Aziz Syamsudin S.E, S.H, M.H dan Dr Syarifudin Hasan S.E, M.M selaku anggota Dewan Pembina IKEBA yang juga sebagai alumni, beliau dengan tegas mendukung inisiasi pengurus IKEBA dalam meluruskan sejarah Yayasan UNKRIS.”

“Dalam agenda forum IKEBA kali ini para pengurus dan anggota membahas agar kedepan pihak yayasan bisa lebih transparan dalam melaporkan AD/ART kepengurusan yayasan dan IKEBA menjadi kontrol dan wadah untuk memfasilitasi setiap problema-problema yang hadir dalam lingkungan kampus.

Ditempat yang sama, Pontas Pasaribu S.H, M.H Alumni Fakultas Hukum dan termasuk anggota IKEBA, dirinya menjelaskan, “Karena saya alumni sejak masuk ke kampus ini, memang sudah terbiasa mempelajari dan mendokumentasikan dokumen-dokumen yang pernah dirinya lihat history menyangkut keberadaan UNKRIS dari awal sampai saat ini,” jelasnya.

Masih sambung Pontas, hanya saja saya mendengar tentang dikaburkannya sejarah UNKRIS yang seolah hilang atau sejarahnya tidak berkesinambungan, Kalaupun pernah ada konflik, tidak pernah menyangkut hal yang mendasar seperti ini, hal yang mendasar adalah eskistensi dari pendiri”, tegasnya.

RS diduga bukan salah satu pendiri sesuai data yang ada, jadi bukan terlalu ekstrim pendapatnya salah kaprah dan Pontas Pasaribu selaku anggota IKEBA bisa membuktikannya dengan dokumen yang ada, termasuk Akte pendiriannya yang di catatkan di notaris lalu di daftarkan dan di tambahan berita negara, dari tahun 1954 sampai anggaran dasar tahun 2002 serta 12 anggota tersebut masih eksis. tapi tahun 2003, tiba-tiba muncul seolah-olah pendirinya RS dan yang 12 anggota sebagai pendiri atau perumus itu hilang.

Terakhir Sekretaris Umum Dr Bongsu Saragih mengatakan, bahwa IKEBA berdiri tahun 1985 forum ini berfungsi sebagai kontrol, menghimpun potensi-potensi yang ada khususnya UNKRIS Jakarta. Harapan dari forum ini jika terjadi polemik, “kita harus duduk bersama, kalau tidak mau ya kita harus tetap jalan, kita harus meluruskan sejarahnya, dan siapa sebenarnya yang berkontribusi besar buat UNKRIS,” tutup Dr Bongsu Saragih mengakhiri ucapannya.(Andy.S)