Sosialisasi Penerimaan Siswa Baru, Kepsek SMKN Kehutanan Makassar Kunjungi Dishut Sulbar dan BPDASHL Lariang-Mamasa di Mamuju

oleh -

 

Mamuju, beritaQ.com – Kepala Sekolah Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Kehutanan Makassar, Muhammad Ari Hidayanto, S.Hut mengadakan kunjungan Sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2021-2022 ke Kantor Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dan BPDASHL Lariang-Mamasa di Mamuju. Kamis (18/3/2021).

Dikutip dari laman Facebook BPDASHL Lariang-Mamasa, Ari Hidayanto menjelaskan terkait Sosialisasi PPDB tahun 2021 terbagi dalam dua cara, yaitu jalur regular dan jalur khusus.

“Jalur regular dapat ditempuh dengan menyiapkan dokumen berupa, foto copy Raport Semester 1 sampai 5, foto copy Akte Kelahiran, foto copy Kartu Keluarga (KK), Surat Keterangan Domisili bagi yang disebut nama lain, foto 3 x 4 sebanyak 4 lembar berwarna, Surat Keterangan Sehat dari puskesmas atau dokter pemerintah (tidak cacat mata/juling, buta warna, bebas Napza dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari sekolah,” urainya.

Sedangkan, jika melalui jalur khusus, bisa ditempuh melalui Perhutanan Sosial (Hutan Desa, Hutan Kemasyarakatan, Hutan Tanaman Rakyat (HTR), Hutan Adat, Kemitraan Kehutanan, Kawasan Konservasi (Taman Nasional dan BKSDA) dan Kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (Kelompok Tani Hutan).

“Jumlah siswa yang akan diterima sebanyak 102 orang dimana jalur regular sebanyak 50 persen dan jalur khusus sebanyak 50 persen,” ujar Ari Hadayanto.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan bahwa semua proses belajar mengajar peserta didik selama menjalani pendidikan di SMK Negeri Kehutanan Makassar dibebankan pada Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Diharapkan dengan digratiskannya biaya pendidikan, maka akan meningkatkan minat bagi siswa tamatan Sekolah Menengah Pertama (SMP)/sederajat bisa ikut mendaftar, baik lewat jalur regular maupun jalur khusus.

“Karena menurut data yang diperoleh, hingga saat ini jumlah pendaftar dari Provinsi Sulawesi Barat baru 11 orang, dimana 1 orang melalui jalur khusus,” ungkapnya.

Diharapkan setelah adanya sosialisasi ini, Kepala Dinas Kehutanan melalui para Kepala KPH di Sulawesi Barat bisa mensosialisasikan ke masyarakat binaannya, agar bisa mengikuti tes masuk SMK Negeri Kehutanan Makassar, baik melalui jalur regular maupun jalur khusus.

“Semoga dengan diperpanjangnya Pendaftaran PPDB SMKN Kehutanan Makassar yang rencananya ditutup pada tanggal 22 Maret 2021 kini diperpanjang sampai dengan 29 Maret 2021 akan meningkatkan jumlah pendaftar dari Provinsi Sulawesi Barat,” harap Ari Hidayanto.

Kunjungan sosialisasi ini dilanjutkan ke kantor Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Lariang Mamasa dan diterima dengan baik oleh Ka Sub Bagian Tata Usaha, Azis Priatna, S.Hut dan Kepala Balai Marthen Baturante, S.Hut, M.Si.

Azis Priatna dari BPDASHL memberi masukan agar pembinanan Kelompok Tani Hutan di Provinsi Sulawesi Barat lebih ditingkatkan dan diusulkan sebagai kelompok tani binaan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BP2SDM).

“Sehingga ke depan, calon peserta PPDB SMK Kehutanan Negeri Makassar yang melalui jalur khusus dapat diprioritaskan dari kelompok tani hutan binaan tersebut, diharapkan lulusan SMK Kehutanan Negeri Makassar yang berasal dari Sulbar dapat diberdayakan sebagai pendamping pada Kelompok Tani Hutan setempat,” usul Aziz.

Kepala BPDASHL Lariang-Mamasa, Marthen Baturante menyambut baik sosialisasi ini.

“semoga bisa meningkatkan calon rimbawan dari Provinsi Sulawesi Barat,” pungkas Marthen.

(Gidion)