Konferensi VIII Masa Bakti 2015 -2020 Pengurus PGRI Sintang

oleh -
Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, buka Konferensi PGRI yang ke - VIII Kabupaten Sintang

SINTANG,BeritaQ.com
“Mewujudkan PGRI sebagai organisasi profesi yang solid dan berperan dalam meningkatkan mutu pendidikan abad ke – 21 di kabupaten Sintang”

Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, buka Konferensi PGRI yang ke – VIII Kabupaten Sintang.

Hadir pada acara tersebut Ketua PGRI Provinsi Kalimantan Barat Prof, dr, Samiun M. Pd, serta unsur Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Sintang,kegiatan tersebut dilaksanakan di pendopo rumah dinas jabatan Bupati,Sabtu (08/08/2020)

Bupati Sintang dalam sambutannya menyampaikan, kita memasuki era digital, perubahan teknologi komunikasi yang begitu cepat, yang memberikan konsep belajar dimana saja,kapan saja dan dengan cara apa saja yang di sebut “merdeka belajar” namun konsep ini perlu banyak di pelajari dalam penerapan kepada seluruh pendidik dan tenaga kependidikan.

Seperti yang kita ketahui di Sintang dari 391 desa 46 persen nya tidak semua memiliki jaringan internet ini yang menjadi pekerjaan rumah kita sebagai sebagai pemerhati dunia pendidikan ini

Insan PGRI harus tetap semangat dan jangan putus asa justru menjadi pemacu konsep merdeka belajar harus mampu menciptakan distribusi inovasi dan kreatifitas yang baru sehingga berbagai bentuk pembelajaran baru tercipta

Tantangan kita sebagai anggota PGRI luar biasa sebab masih banyak kesulitan kesulitan di Kabupaten sintang ini yang harus di benahi untuk tenaga pendidik dengan ini.

Konferensi ini kita harus bersama sama berbenah dan saling menopang dalam mensejahterakan tenaga pendidik kita agar tetap semanggat dalam mengemban tugas nya sebagai seorang guru

Bupati berpesan dalam adaptasi menghadapi kebiasaan baru ini kita harus hati -hati,pelan – pelan,dan kita laksanakan jaga kualitas anggota, etika dan profesi kita sebagai anggota PGRI setelah itu baru kita menciptakan masyarakat Sintang yang cerdas,” ungkap Bupati,

Sementara Ketua pengurus provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) Prof, dr, Simiun M,pd mengatakan Moto PGRI Independen,berjuang dan profesional, kita dituntut menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadapi persoalan pendidikan di kabupaten Sintang

Seperti kita ketahui masih banyak tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di kabupaten Sintang ini yang belum diperhatikan, mereka mengabdi sebagai pendidik namun jauh dari kata sejahtera inilah peran PGRI dalam tugas dan pungsinya.

Tidak ada pegawai negeri yang paling banyak selain guru di kabupaten/kota, namun permasalahan juga banyak yang harus di hadapi PGRI dan harus berperan aktif untuk mengawal semua masalah guru yang ada.

“Inilah peran aktif kemitraan kita dengan pemerintah daerah dalam mengatasi permasalahan guru yang ada,dengan begitu kita harus berdampingan dengan pemerintah daerah yang dekat dengan guru, bukan jauh dengan guru,” tegas Samiun

Dalam catatan kita guru di kabupaten Sintang sebanyak 6000 orang ini sangat luar biasa potensi ini harus kita berdayakan sehingga peran PGRI aktif membenahi diri dalam dunia pendidikan di kabupaten Sintang ini.

info BeritaQ.com