Menjelang Pesta Demokrasi di NTB, Tangkal Isu Sara, Hoax dan Kampanye Hitam, PKC PMII Bali-Nusra Gelar Dialog Publik

Mataram, BeritaQ.com-Menjelang pilkada serentak kabupaten/kota di Nusa Tenggara Barat (NTB), PKC PMII Bali-Nusra menggelar dialog publik tentang “Menangkal berita hoax, politisasi issue sara dan kampanye hitam di tanah bumu gora NTB” guna meminimalisir dan mencegah segala bentuk upaya politik kotor yang dapat memecah belah masyarakat. Jumat, (24/7/20).

Kegiatan tersebut bertempat di Kedai Nice Coffee Jln. Lingkar Selatan yang dihadiri ratusan kader PMII Se-Bali Nusra, turut hadir selaku narasumber Kombes Artanto, Bidang humas Polda NTB, H.Lalu.Normal Suzana, Kesbangpol NTB dan Lalu Dwi Hidayat, Akademisi Universiatas 45 Mataram.

Aziz Muslim selaku ketua PKC PMII Bali Nusra dalam sambutanya mengajak semua elemen masyarakat dan pemuda untuk melakukan tindak lanjut di daerah masing-masing agar dapat mencegah dan meminimalisir perpecahan di masa pilkada nantinya.

“Bicara soal isu sara di NTB patut kita apresiasi semua mahasiswa dan OKP di NTB , kadang kita tergeret dengan isu agama, inilah fungsi kita sebagai agent of change dan agent of control untuk memberikan output kepada masyarakat atas hasil diskusi hari ini, Agar kita dapat meminimalisir dan mencegah berita hoax,issue sara dan politik hitam di NTB”, ungkapnya.

Sedangkan Kombes Artanto mengatakan Peran polri dalam menanggulangi segala bentuk kejahatan politik menjelang pilkada.

“Hoax itu tidak mengenal apapun, dan siapapun itu bisa terkena berita hoax, tugas kita dan pemuda sekarang adalah bagaimana memahami tentang literasi digital agar tidak terjebak oleh berita hoax, den selalu berpegang UU KUHP ITE sebagai pandu kita, supaya tidak terjerumus dan dapat mengerem jempol untuk tidak menyebarkan hoax,”ujarnya.

“Tiga konsep dalam menanggulangi kejahatan digital, yaitu Prentif adalah memberikan edukasi literasi digital, dengan cara tidak asal sharing, chack and rechack. Preventif kita punya cyber club polisi yg bertugas di dunia Maya untuk melacak penyebar hoax. Dan yang terakhir adalah Reveresif,”lanjut Artanto.

Ditempat yang sama Kesbangpol NTB H.Lalu Normal Suzana, mengatakan hal yang sama terkait issue sara yang marak terjadi menjelang pesta demokrasi atau pemilu.

“Issue sara adalah hal yg biasa dan selalu rentan terjadi dimana mana, Catatan kami di Kesbangpol NTB terkait tema diskusi hari ini, barangkali tidak ada yang terlalu mencolok yg dapat memecah kesatuan kita di NTB, dan kami harap peran adik-adik di daerah masing-masing supaya pilkada dapat dilaksanakan dengan aman, damai dan tidak menimbulkan perpecahan di NTB”,imbuhnya.

Pihak Kesbangpol NTB sangat mengapresiasi PMII sebagai salah satu orangisasi kepemudaan yang selalu menjadi garda terdepan dalam berpatisipasi dan menjaga kondusifitas perpolitikan di NTB.

“Dengan banyaknya pilkada kabupaten kota yang akan melaksanakan pemilu, kita memiliki tugas pengamanan yang sangat berat ada 7 kabupaten/kota yang akan kita awasi tentunya dengan melakukan koordinasi dengan pihak aparat kemanan, dan bantuan dari teman-teman pemuda dan mahasiswa”. Pungkasnya.

Lebih lanjut Lalu Dwi Hidayat, Akademisi Universitas 45 Mataram ia menekankan supaya masyarakat dan pemuda mampu menganalisis dan memilah berita bohong atau hoax yang beredar menjelang pemilu.

“Kita harus mampu mencerna dan menganalisis berbagai berita hoax yang ada agar tidak cepat terjerumus kedalamnya. Caranya yang pertama dengan Intelegent kolektif, yang kedua justment, yaitu kita jangan gampang ngejudge atau menghakimi dan mempercayai segala berita yg kita baca, caranya harus rajin diskusi, dan yang ke tiga adalah transmission, yaitu kita harus tau sumber berita itu darimana kemudian kita bandingkan dan koreksi,”cetusnya, (Wldn).


Notice: Undefined index: position in /home/detiknew/BeritaQ/wp-content/plugins/quick-adsense-reloaded/includes/template-functions.php on line 1861

Notice: Undefined index: position in /home/detiknew/BeritaQ/wp-content/plugins/quick-adsense-reloaded/includes/template-functions.php on line 1861

Notice: Undefined index: position in /home/detiknew/BeritaQ/wp-content/plugins/quick-adsense-reloaded/includes/template-functions.php on line 1861

Notice: Undefined index: position in /home/detiknew/BeritaQ/wp-content/plugins/quick-adsense-reloaded/includes/template-functions.php on line 1861

Notice: Undefined index: position in /home/detiknew/BeritaQ/wp-content/plugins/quick-adsense-reloaded/includes/template-functions.php on line 1861

Notice: Undefined index: position in /home/detiknew/BeritaQ/wp-content/plugins/quick-adsense-reloaded/includes/template-functions.php on line 1861

Pos terkait